Hari ini saya sedikit dikagetkan oleh Google. Di kotak masuk, ada subject email yang tidak pernah saya duga akan muncul di sana. Sebuah peringatan sekaligus pemberitahuan bahwa salah satu blog saya dihapus.
Your blog titled “nama blog” has been removed
Saya masih tenang, karena blog itu bukanlah blog utama. Blog itu saya rintis beberapa bulan lalu dengan niatan untuk mendatangkan pengunjung.
Tidak cuma satu blog yang dihapus
Beberapa menit kemudian, ada email serupa. Bedanya, kali ini nama blognya berbeda. Saya pun mulai heran. Blog itu lama tidak saya apa-apakan. Hanya dibiarkan seperti zombie – hidup tapi seperti mati.
Berbeda dengan dua blog sebelumnya, yang ketiga ini adalah blog utama. Sudah terhubung dengan akun Adsense dan ada pengunjung 50-100 per harinya. Google tidak melayangkan email serupa tapi muncul di dashboard Blogger. Saya kaget dan kecewa, blog yang menjadi jantung Adsense kini harus direlakan begitu saja.
Yang dimiliki belum tentu sepenuhnya milik kita
Padahal, saya rasa konten-konten yang ada di sana tidak melanggar Blogger Content Policy. Sempat saya ajukan banding (appeal), tapi sudah kadung kecewa. Tidak berharap lebih dengan hasil itu nantinya.
Tidak menutup kemungkinan di masa mendatang akun-akun yang yang kita miliki sekarang bisa hilang dalam sekejap. Karena sebenarnya kita hanya meminjam fasilitas dari mereka secara gratis. Sebagai imbalannya, data kita dimasukkan ke database dan digunakan untuk berbagai hal.
Konsep ini mengingatkan saya dengan apa yang kita punya hanya titipan. Kapan dan di mana, bisa saja diambil pemiliknya. Kalau akun kita yang ada di platform, mungkin karena kita melanggar privacy & policy yang mereka tentukan.
Tapi tidak dengan akun kita yang ada di alam dunia. Melanggar atau tidak melanggar privacy & policy jika sampai pada waktunya pasti akan kembali ke sang pencipta juga.
No one who knows
Tidak ada yang tahu, kapan-di mana-seperti apa.
Konklusi
Itulah mengapa saya memutuskan untuk membangun blog ini. Self-hosted dan bermesin WordPress. Ini bentuk kesadaran yang saya dapatkan dari kejadian penghapusan blog sebelumnya. Di mana saya tidak mempunyai kepemilikan penuh terhadap blog beserta konten di dalamnya.
Update: Penghapusan Blogspot masih Berlanjut.
